Selasa, 29 September 2020

SATUAN ACARA PENYULUHAN

 

SATUAN ACARA PENYULUHAN

I.         Identitas

Pokok Bahasan        : Karang Gigi

Sub Pokok Bahasan :

1.    Pengertian karang gigi

2.    Penyebab karang gigi

3.    Macam-macam karang gigi

4.    Proses terbentuknya karang gigi

5.    Akibat karang gigi

6.    Menghilangkan karang gigi

7.    Cara mencegah karang gigi

Sasaran                     : Ibu hamil, anak-anak dan dewasa

Waktu                      : ± 30 menit

II.      Tujuan

A.      Tujuan umum

       Setelah memberikan penyuluhan tentang karang gigi Ibu hamil, anak-anak dan dewasa, dapat memahami tentang karang gigi.

B.         Tujuan khusus

1.        Setelah memberikan penjelasan tentang pengertian karang gigi Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menjelaskan kembali tentang pengertian karang gigi. (Indah Irma Z., dan S. Ayu Intan, 2013).

2.        Setelah memberikan penjelasan tentang penyebab karang gigi, Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menyebutkan kembali minimal 3 penyebab karang gigi.

3.        Setelah memberikan penjelasan tentang macam-macam karang gigi, Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menyebutkan kembali 2 macam karang gigi.

4.        Setelah memberikan penjelasan tentang proses terbentuknya karang gigi, Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menjelaskan kembali tentang proses terbentuknya karang gigi (Endang Sariningsih, 2012).

5.        Setelah memberikan penjelasan tentang akibat karang gigi Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menyebutkan kembali minimal 3 akibat karang gigi.

6.        Setelah memberikan penjelasan tentang cara menghilangkan karang gigi Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menyebutkan kembali tentang cara menghilangkan karang gigi (Endang Sariningsih, 2012).

7.        Setelah memberikan penjelasan tentang cara mencegah karang gigi, Ibu hamil, anak-anak dan dewasa dapat menyebutkan minimal 3 cara mencegah karang gigi.

 

III.   Ringkasan Materi

1.    Pengertian karang gigi (Indah Irma Z dan S. Ayu Intan, 2013)

Karang gigi yang disebut juga kalkulus atau tartar adalah lapisan kerak berwarna kuning yang menempel pada gigi dan kerasa kasar, yang dapat menyebabkan masalah pada gigi.

 

2.    Penyebab karang gigi ( Meity Chaerunnisa Suryadi, 2013).

a.    Mengunyah menggunsksn satu sisi rahang

b.    Permukaan gigi yang kasar

c.    Permukaan gigi yang tidak rata atau tidak teratur

d.   Sisa makanan yang tidak dibersihkan

e.    Air ludah yang kental

 

3.    Macam-macam karang gigi (Megananda Hiranya Putri, dkk, 2009).

a.    Karang gigi Ludah (Supra Gingival Kalkulus)

Kalkulus supra gingival adalah kalkulus yang melekat pada permukaan mahkota gigi mulai dari puncak gingival margin (leher gusi) dan dapat dilihat. Kalkulus ini berwarna putih kekuning-kuningan, konsistensinya keras seperti batu tanah liat dan mudah dilepaskan dari permukaan gigi dengan scaler (alat untuk membersihkan karang gigi).

b.    Karang gigi darah (Sub Ginggival Kalkulus)

            Kalkulus sub gingival adalah kalkulus yang berada dibawah batas gingival margin (leher gigi), biasanya pada daerah saku gusi dan tidak dapat terlihat pada waktu pemeriksaan. Warnanya coklat tua atau hijau kehitam-hitaman, konsistensinya seperti kepala korek api dan melekat erat ke permukaan gigi.

 

 

4.    Proses terbentuknya karang gigi (Endang Sariningsih, 2012).

Proses terjadinya karang gigi karena adanya plak. Plak adalah suatu endapan lunak yang tidak berwarna, melekat erat pada permukaan gigi dan terbentuk dari air liur, sisa makanan dan baktei. Plak bisa dibersihkan dengan menyikat gigi dan tidak bisa hilang dengan hanya berkumur saja. Jika plak dibiarkan setelah 72 jam akan menjadi karang gigi.

 

5.    Akibat karang gigi (J. Sutandi, 2010)

a.    Gusi berdarah dan kemerahan

b.    Bau mulut

c.    Radang gusi

d.   Gigi menjadi goyang

e.    Resesi gusi atau penurunan gusi

f.       Gigi menjadi renggang (timbul celah-celah antara gigi)

g.    Gigi menjadi linu padahal tidak ada yang belubang

 

6.    Menghilangkan karang gigi (Endang Sariningsih, 2012)

Pembersihan karang gigi dilakukan oleh dokter gigi dan perawat gigi dengan menggunakan alat yang disebut scaler. Scaler yaitu alat pembersihan karang gigi yang padatif (ujung) nya dapat diganti sesuai kebutuhan agar dapat menjangkau karang gigi yang letaknya sulit dicapai dengan tip (ujung) yang ada, karena ada bermacam-macam tip (ujung). Scaler ini dapat dibagi menjadi dua yaitu ultrasonic scaler dan scaler manual.

 

7.    Cara mencegah karang gigi (Tania Safitri, 2017)

a.    Menyikat gigi 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

b.    Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor.

c.    Menggunakan benang gigi

d.   Memakai obat kumur dengan teratur

e.    Jangan merokok

f.     Melakukan pembersihan karang gigi setiap 6 bulan sekali

g.    Mengunyah dengan dua sisi rahang

 

IV.             Kegiatan Penyuluhan

NO

Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Sasaran

Waktu

1

Pembukaan:

-       Salam pembuka

-       Perkenalan

-       Apersepsi : penyuluh menanyakan tentang karang gigi, penyuluh menarik perhatian sasaran.

-       Menjawab salam pembuka

-       Mendengarkan penyuluh

-       Menjawab pertanyaan dari penyuluh, mencurahkan segala perhatian pada penyuluh

± 30 Menit

2

Penanaman konsep

-       Penyuluh memberikan dan menjelaskan sub pokok pembahasan tentang karang gigi

-       Mendengarkan, memperhatiakan, mencatat penjelasan dari penyuluh

± 15 Menit

3

Evaluasi

-       Penyuluh menanyakan tentang materi yang telah di sampaikan kepada sasaran

-       Menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyuluh

±10 Menit

 

 

 

4

Penutup

-       Penyuluh menyimpukan materi yang diberikan, penyuluh mengucapkan salam penutup dan terimakasih

-       Mendengarkan kesimpulan yang diberikan penyuluh dan menjawab salam penutup

±2 Menit

 

 

V.   Metode Penyuluhan

1.    Ceramah

2.    Tanya Jawab

 

 

VI.   Media Penyuluhan

1.      Laptop

2.      LCD

 

VII.          Sumber Pustaka

1.        Irma Z. Indah, dan Intan S. Ayu, 2013. Penyakit Gigi, Mulut, dan THT. Yogyakarta: Nuha Medika

2.        Suryadi, Meity Chaerunnisa. 2013. Satuan Pengajaran Penyuluhan Kesehatan Gigi Karang Gigi. Bandung

3.        Putri, Megananda Hiranya, dkk. 2009. Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

4.        Sariningsih, Endang. 2012. Merawat Gigi Anak Sejak Usia Dini. Jakarta:PT Gramedia

5.        Sutandi, J.2010. http://dentistrymolar.wodpress.com/2010/06/20/karanggigi/. Diakses pada tanggal 11 September 2018

6.        Savitri, Tania. 2017. https://www.google.co.id/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/gigi-mulut/cara-mencegah-karang-gigilamp/. Diakses pada tanggal 3 September 2018

 

VIII.       Evalusi

1.    Jelaskan pengertian karang gigi !

2.    Sebutkan 3 penyebab karang gigi !

3.    Sebutkan 2 macam karang gigi !

4.    Jelaskan proses terbentuknya karang gigi !

5.    Sebutkan 3 akibat dari karang gigi !

6.    Jelaskan cara menghilangkan karang gigi !

7.    Sebutkan 3 cara mencegah terbentuknya karang gigi !

SATUAN ACARA PENYULUHAN

  SATUAN ACARA PENYULUHAN I.          Identitas Pokok Bahasan         : Karang Gigi Sub Pokok Bahasan : 1.     Pengertian karang gig...